by Ian
Teman, Jangan pernah hidup
dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan
diri Anda dari bayangan masa lalu..Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai
ke hulu, matahari ke tempatnya terbit, dan air mata ke dalam kelopak mata?
Ingatlah, keterikatan Anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yang telah
terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan kedekatan
jiwa Anda pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan,
dan sekaligus menakutkan. Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan
memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang
sangat berharga.Allah selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang
lalu." Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula
urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar
kembali roda sejarah. Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa
depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dengan kita
mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang
telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia bersatu untuk
mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah
mampu. Sebab, yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya. Orang yang
berpikiran jernih tidak akan pernah melihat dan sedikitpun menoleh ke belakang.
Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan,
setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju
ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunah kehidupan!.
Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak
pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam 'ruang'
penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam 'penjara' pengacuhan selamanya.
Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian,
karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu
mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali,
kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan
dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada..
Jangan bersedih hati........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar